Penyakit Berbahaya Ayam Kampung

Penyakit Berbahaya Ayam Kampung – Perubahan cuaca membuat peternak ayam kampung merugi. Pasalnya, hewan ternak mereka banyak yang mati akibat serangan penyakit influenza, stres, kedinginan dan tetelo.

Kondisi ini berlangsung sejak tiga hari terakhir. “Hampir setiap hari ada saja ayam saya yang mati. Kadang 10 ekor sekaligus,” ucap Daryono, salah seorang peternak ayam kampung di Kecamatan Gabus Wetan.

Dia menduga, kematian masal hewan ternaknya akibat faktor cuaca yang kadang hujan lalu menjadi panas. Mulanya ayam terlihat lemas, tidak mau makan lalu mati kaku. “Penyakitnya menular. Satu ayam kena, yang lain tertular. Untuk antisipasi, ayam yang kena penyakit disembelih, lalu dibakar,” ungkap dia.

Serangan penyakit ini membuat dia merugi. Terlebih saat musim liburan seperti sekarang ini permintaan ayam kampung unggulan melonjak tinggi. “Pesenan banyak yang datang, tapi stok ayam berkurang gara-gara penyakit. Kita jelas rugi,” keluh dia.

Peternak ayam lainnya, Iskandar menuturkan, kematian masal unggas seperti ini sudah biasa. Sebagai langkah pencegahan, seluruh ayam miliknya langsung divaksinasi. Kebersihan kandang serta makanan pun turut dijaga. Setiap malam, kandang ditutup terpal. “Tapi memang gak menjamin juga. Dari pengalaman sebelumnya ada aja yang mati, meski jumlahnya tidak banyak,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Indramayu Ir H Joko Pramono menjelaskan, perubahan cuaca ekstrem dari panas dan tiba-tiba hujan membuat hewan unggas yang daya tahan tubuhnya lemah mudah terserang tetelo.

Selain itu, banyaknya unggas yang mati mendadak disebabkan pemelihara tidak mengandang peliharaannya. Sehingga rentan terserang penyakit ditambah makanan yang diberikannya pun kurang baik untuk daya tahan tubuh hewan ternaknya.

Meski penyakit tetelo tidak berbahaya bagi warga, namun masyarakat diminta untuk tetap menjaga kebersihan kandang unggasnya. Untuk antisipasi lainnya, warga diimbau agar mengkandangkan unggas-unggas peliharaannya agar tidak mudah terserang penyakit dan membersihkan kandang secara rutin.