Di Pasar Ayam Kampung Lebih Langka Dibanding Ayam Broiler

Daging Ayam Kampung VS Ayam BroilerLebih sedikitnya peternakan ayam kampung dibandingkan ayam broiler membuat harga ayam kampung menjadi lebih mahal, belum lagi waktu pemeliharaannya yang memang lebih lama. Akibatnya, di pasar kini ayam kampung lebih langka dan susah didapat dibandingkan dengan ayam broiler yang melimpah ruah.

Ci Kabupaten Cianjur Jawa Barat misalnya, pasokan ayam kampung di disana mulai minim dan langka. Akibatnya sejumlah pedagang daging ayam kampung itu mulai kewalahan melayani pembeli yang justru meningkat pada Ramadan ini.

Seperti yang dirasakan Endi (21), penjual daging ayam kampung di Pasar Induk Cianjur di Jalan Suroso, Kecamatan Cianjur ketika ditemui redaksi situs Ayam kampung. Diakuinya, kini ia hanya mampu menjual sebanyak 30-40 ekor ayam kampung per harinya akibat pasokan minim.

“Normalnya bisa 150 ekor terjual . Tapi entah kenapa sekarang ayamnya saja susah dicari. Kalaupun dikirim sekarang paling banyak 50-70 ekor. Biasanya bisa 200 ekor kalau normal,” kata Endi.

Dampak lainnya juga dirasakan Endi akibat minimnya pasokan ayam. Ia harus menaikan harga sekitar Rp 5 ribu per ekornya. Pasalnya harga ayam kampung per ekornya juga mengalami kenaikan meski tak terlalu signifikan.

“Harga daging ayam kampung tergantung dengan ukurannya. Kalau ayam jago misalnya, bisa mencapai Rp 85 ribu dengan berat satu setengah kilo. Kalau biasanya Rp 80 ribu bisa dapat dua kilo. Sedangkan ayam kampung biasa, setengah kilonya Rp 25 ribu dari harga sebelumnya Rp 20 ribu,” kata Endi.